MEMASUKI MUSIM PANEN RAYA! JOKOWI PERINTAHKAN STOP IMPOR UNTUK SERAP PRODUKSI LOKAL

Badan Pangan Nasional (Bapanas) RI memperkirakan puncak panen raya jagung jatuh pada April 2024 mendatang. Sebab itu, pemerintah bakal setop impor.

Jika pemerintah setop impor jagung, maka Bapanas akan menyerap produksi lokal yang akan segera panen pada April mendatang.

Kepala Bapanas Arief Prasetyo Adi mengatakan, pemerintah memberlakukan setop impor jagung mulai saat ini, jelang panen raya di Tanah Air.

Langkah penghentian impor tersebut juga dimaksudkan untuk memastikan penyerapan jagung produksi dalam negeri dapat berjalan secara optimal.

"Sering saya sampaikan bahwa concern kami adalah mengutamakan produksi dalam negeri, Apalagi menjelang panen raya jagung seperti sekarang ini,” ungkap Arief pada Minggu (17/3).

Arief menyebut, keputusan pemerintah untuk menghentikan importasi jagung pakan, diharapkan hasil petani lokal dapat memenuhi kebutuhan pakan para peternak.

Pada awal pekan ini, Bapanas mengumpulkan stakeholder terkait dalam rapat koordinasi (rakor).

Rakor tersebut bertujuan untuk menyamakan komitmen melakukan penyerapan jagung, utamanya jagung pakan.

Ini menyikapi angka produksi jagung yang semakin naik seiring panen raya. Terlebih ada surplus antara produksi dan konsumsi.

“Sehingga progres positif seperti ini harus dapat kita manfaatkan secara optimal untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga jagung di hulu maupun hilir,” imbuh Arief.

Dalam rakor tersebut, dihadiri oleh berbagai pihak. Mulai dari Kementerian Pertanian, Baintelkam Polri, Kemenko Bidang Perekonomian, Kantor Staf Presiden, Perum BULOG.

Kemudian GPMT (Gabungan Perusahaan Makanan Ternak), Koperasi Putera Blitar, KPUN (Komunitas Peternak Unggas Nasional), Pinsar Indonesia serta para pelaku pangan yang hadir secara daring.

Ia menjelaskan, untuk mempermudah koordinasi penyerapan jagung petani, disepakati dalam waktu dekat Kementerian Pertanian menyiapkan data.

Data itu berisi daftar lokasi panen, petani jagung, dan kelompok tani jagung secara by name by address.

Untuk diketahui, pada akhir 2023 lalu, Perum Bulog melakukan importasi jagung pakan untuk membantu kebutuhan para peternak yang saat itu kesulitan mendapatkan bahan baku pakan.

Menurut Kepala Bapanas, kebijakan impor jagung yang dilakukan pemerintah bertujuan untuk menstabilkan pasokan pakan peternak mandiri.

“Pakan ini kan merupakan salah satu unsur pembentuk harga yang signifikan memengaruhi harga daging ayam dan telur ayam di tingkat hilir,” ujar Arief.

Dengan menyetop importasi jagung jelang panen raya, ini diharapkan agar importasi yang dilakukan pemerintah terukur dan mempertimbangkan harga jagung di tingkat petani.

“Maka, saat panen raya inilah momentum bagi kita untuk menyerap sebanyak-banyaknya produksi dalam negeri," tandas dia. 

Comments

Popular posts from this blog

OIKN Pastikan Pembangunan IKN Akan Berlanjut Hingga Sempurna

IKN AKAN MEMILIKI BANYAK MONUMEN TOKOH NASIONAL UNTUK KENANG PARA PEJUANG

Hari Raya Qurban Idul Adha: Jokowi Akan Sumbangkan 27 Ekor Sapi di Ibu Kota Negara (IKN)